Nasional

Terungkap.! Tempuh Jalur Pintas Mengatasnamakan Petani Sawit, Koperasi Caryata Dibantu Oknum Pegawai Distan Lutim Palsukan 22 Pernyataan Dan Tandatangan Petani.

Luwu Timur – Pernyataan dan tandatangan diduga dipalsukan Oleh Koperasi bekerjasama dengan oknum pegawai di Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan akhirnya terungkap.

Keresahan dan kebimbangan petani sawit terjawab dengan sendirinya,. Hal tersebut terungkap saat Tim Investigasi Ksu Agro Mandiri Utama (KAMU) Luwu Timur mengumpulkan data dengan mendatangi 32 petani sawit yang tergabung di 8 Kelompok Tani binaan Ksu KAMU.

Dari 32 petani sawit terdapat 22 data dan tandatangan petani dipalsukan. Dan pernyataan 22 petani tersebut tersimpak dalam jejak digital yang sudah di filekan Tim Investigasi KAMU berbentuk foto, video dan data secara tertulis.

“Dari 32 petani yang kami datangi sesuai yang diajukan oleh Koperasi Caryata melalui Dinas Pertanian Luwu Timur ke BPDP-KS terdapat 22 petani yang dipalsukan tangantangannya serta pernyataan yang dibuat oleh Caryata bersama oknum pegawai dinas pertanian,”ungkap Koordinator Investigasi A. Ade.S.

Sementara ditempat terpisah, siang tadi, Perwakilan Koperasi Caryata yang digawangi Nurmasriati atau Bidan Nur Bungkam saat menghadiri pertemuan antara Ksu Agro Mandiri Utama (KAMU), 8 Kelompok Tani Binaan KAMU, Koperasi Sawerigading serta Koperasi Caryata di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Selasa, (20/10/2020) pagi tadi

Kegiatan yang dikemas dalam rangka kelancaran dan tertib administrasi pelaksanaan kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Tahun 2018-2020 ini sempat memanas. Hal itu bermula saat memasuki sesi tanya jawab antar peserta yang hadir sesuai lampiran undangan.

Dimana, Kepala Bidang Perkebunan Muhtar yang bertindak sebagai moderator memberi kesempatan pihak Ksu KAMU mengajukan pertanyaan. Diwakili Sekertaris KAMU, Muhammad Alwan mempertanyaan terkait kasus adanya dugaan indikasi sabotase Koperasi Caryata terhadap 32 Petani yang masuk dalam daftar binaan Ksu KAMU.

“Saya mau bertanya ke perwakilan Koperasi Caryata, Kenapa ada Surat Pengunduran Diri dan Tanda Tangan petani yang dilayangkan Caryata melalui Dinas Pertanian ke BPDP-KS. Padahal fakta dilapangan mereka (Petani) tidak pernah menulis apalagi menandatangani alias dipalsukan,”tanya Alwan.

Mendengar pertanyaan tersebut, perwakilan Caryata memilih Bungkam dengan alibi ia hanya diutus hadir dan soal jawaban dari pertanyaan tersebut ia tidak memiliki kapasitas untuk menjawab.

“Untuk menjawab pertanyaan itu saya tidak ada kapasitas,”tampiknya

Sekedar diketahui, Dari penelusuran Tim Investigasi Ksu KAMU terkuak fakta Koperasi Caryata mengedarkan Surat Pengunduran Diri serta Tantangan Petani tanpa sepengetahuan petani (Dipalsukan). Bahkan parahnya lagi, dari isi Surat tersebut disebutkan petani yang bertandatangan bersedia mengundurkan diri dari binaan Ksu KAMU. (Tim***)

Related posts

Ratusan Massa Padati Posko Induk “Bukan Kaleng Kaleng” IBAS-RIO Di Tomoni.

admin

Disusupi Provokator, Legal Officer KSU KAMU Tempuh Jalur Hukum.

admin

Mantan Ketua KAMMI Sulsel Nahkodai Gelora Di Bumi Batara Guru.

admin