Nasional

Management Ksu KAMU Tinjau Lahan Penanaman Bibit Sawit Seluas 57.1700 Hektar.

Luwu Timur – Management Ksu Koperasi Agro Mandiri Utama (KAMU) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan melaksanakan peninjauan ke lokasi penanaman sawit milik salahsatu Kelompok Tani binaan Ksu KAMU.

Adapun peninjauan management KAMU dilokasi pembibitan diwilayah Desa Pancakarsa, Kecamnatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (19/9/2020) pagi tadi, tepatnya di Kelompok Tani Mandiri Pratama.

Ditinjau langsung Ketua Dewan Pengawas, Andi Ade Sudarsono N dan Manager KAMU Sugiyanto serta Tim Humas Andi Zachril didampingi rekannya Zainuddin Ransa.

Yoel selaku Ketua Kelompok tani Mandiri Pratama mengatakan, tanaman kelapa sawit merupakan bahagian tanaman penopang ekonomi masyarakat Luwu Timur khususnya masyarakat Pancakarsa, Untuk itu, peremajaan kelapa sawit (replanting).

Sehingga kata dia, menjadi Iangkah strategis agar produktifitas dan kualitas sawit mempunyai nilai tambah dan daya saing di pangsa pasar, serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran para petani sawit.

Sebagai petani, kamu berharap kepada Pemkab Luwu Timur dan seluruh pihak terkait mendukung dan melakukan pembinaan serta penyuluhan tahap demi tahap Program Peremajaan kelapa Sawit rakyat ini.

“Saat ini kita sedang melakukan penanaman bibit kelapa sawit dengan luasan lahan di kelompok kami ada sekitar 57.1700 Hektar dengan Target bibit 8004 bibit.

Stok bibit di Lokasi pembibitan 1, lokasi pembibitan 2 dan lokasi Pembibitan 3 yang di kelola koperasi Agro Mandiri Utama sangat memadahi dan siap tanam dengan umur bibit mulai dari 10 bulan sampai 14 bulan,”papar Yoel.

Sementara itu, Manager Koperasi KAMU Sugiyanto berharap dengan adanya Program Peremajaan kelapa sawit rakyat bagi petani pekebun kelapa sawit dapat meningkatkan sejejahteraan petani masyarakat kabupaten Luwu Timur yang lebih baik.

“Kegiatan penanaman ulang kelapa sawit rakyat tersebut diusulkan oleh KSU Agro Mandiri Utama (KAMU) melalui penyaluran dana hibah oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp. 25 juta per hektar. Pada Juni 2020 ini telah dinaikkan menjadi Rp. 30 juta per hektar yang disalurkan melalui perbankan.”Terang Sugi. (Ndi/Tim***)

Related posts

Komunitas I AM LAWYER : Santai Saja Hadapi Tahun Politik. Minum Kopimu Dengan Santai.

admin

Babak Baru, Media Batarapos Memasuki Tahap Pemeriksaan Krimsus Polda Sulsel.

admin

Logus Membekali Petani Sawit Ilmu Hukum Secara Gratis. Adhi Bintang : Pentingnya Sertifikat Tanah Sebagai Dasar Perlindungan Dan Kepastian Hukum Untuk Petani.

admin