Kesandung OTT, Kadis Pendidikan Sidrap Ditahan. Kadis Pendidikan Lutim, Apa Kabar?

  • Whatsapp

SulSel – Bergulir sejak akhir Desember 2019 lalu, kini nasib Kepala Dinas Pendidikan Sidrap Syahrul Syam berakhir di Hotel Prodeo pasca memenuhi panggilan kedua pada Senin (27/7/2020).

Penahanan yang dilakukan Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel terhadap pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Sidrap terkait kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan label Operasi Tangkap Tangan (OTT) Di Dinas Pendidikan Sidrap.

“Syahrul beserta dua orang rekannya Ahmad dan Neldayanti sudah ditahan sejak kamis pekan lalu,”beber Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol. Augustinus Berlianto Pangaribuan. Senin (27/7/2020)

Ketiga tersangka, diduga melakukan pemotongan dana DAK Fisik Pendidikan Rp200 miliar, SD dan SMP di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Sulsel tahun 2019.

Kita tinggalkan dulu soal ditahannya Kadisdik Sidrap. Berbeda ceritanya dengan kasus Kadis Pendidikan Kabupaten Luwu Timur La Besse.

Meski ia sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 3 tahun lalu, hingga saat ini La Besse masih leluasa menghirup udara segar dikursi empuk nan berAC di Dinas Pendidikan.

La Besse ditetapkan sebagai tersangka terkait beredar surat rekomendasi Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur La Besse tertanggal 16 Januari 2017, perihal pungutan Rp 23 ribu bagi guru dan siswa untuk mengecek golongan darah di sekolah.

Surat rekomendasi nomor 410/028/I/Dik-LT/2017 itu, berdasarkan surat dari Arta Global Medika (AGM) Palopo, nomor 001/S-Pemb/PALOPO/1-12-2017 perihal rekomendasi ijin cek golongan darah plus pembuatan ID Card siswa dan guru serta pegawai.

Sekedar diketahui, beberapa hari lalu sejumlah aktivis mahasiswa dari Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Makopolda Sulawesi Selatan untuk mendesak kepolisian segera melakukan penindakan sebagai titik terang terkait kasus tersebut. (Tim***)

Pos terkait