Aktifitas Penambangan Galian Tanah Di Desa Atue Diduga Ilegal. Siapa Dalangnya?

  • Whatsapp

Luwu Timur – Adanya kegiatan penambangan tanah di Desa Atue Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan sangat mendukung kegiatan ilegal ini.

Dari data yang dihimpun media ini, aktivitas tersebut menunjukkan sinyal bahan untuk proyek pembangunan Rumah Sakit Tipe C.

Saat pindah melalui Whatsap, Kepala Bidang Penataan Lingkungan, Nasir Dj mengatakan bahwa pihak DLH baru dapat informasi tersebut.

Dan pihaknya akan segera melakukan peninjauan kelokasi penambangan dan juga bertemu langsung dengan pihak yang mendalangi penambangan tersebut.

“Kami akan segera lintas cek langsung ke lapangan dan terkait dengan yang terkait. Karena berdasaarkan informasi yang kami peroleh lokasi yang disetujui dalam mengambil bahan terkait dengan hak milik pribadi akan berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan salah satu perusahaan tertentu. Segera kami membuka dengan perusahaan terkait dan yang berkompoten hari senin besok, “ungkap Nasir. Sabtu, 20/6/2020.

Sementara itu, Abd. Hamid selaku Kepala Desa Atue menjelaskan bahwa tanah dilakukan untuk melakukan penambangan milik pribadi.

Aktifitas galian menggunakan alat berat Excavator ini, mengklaimnya beraktifitas setelah dapat ijin dari hasil koordinasinya dengan pihak DLH.

“Lahan yang diambil mengambil tanah timbunanan ini milik pribadi saya. Adalah kegiatan penambangan ini kami lakukan setelah berkoordinasi dengan DLH, agar lebih jelasnya lagi, jika perlu bertanya soal perizinan Tambang C silakan berkoordinasi dengan Nasir” terang Kades Atue. (Doel / Ndi ***)

Pos terkait